JANGAN SALAH MEMILIH PEMIMPIN (CALEG)

JANGAN SALAH MEMILIH PEMIMPIN (CALEG)

 

Kepemimpinan adalah subyek yang telah lama menarik perhatian banyak orang. Istilah kepemimpinan yang mengkonotasikan citra individual yang kuat dan dinamis yang berhasil di bidang kemiliteran,pemerintahan perusahaan yang sedang berada di puncak kejayaan, atau memimpin bangsa. Sebagian besar definisi kepemimpinan mencerminkan asumsi bahwa kepemimpinan berkaitan dengan proses yang disengaja dari seseorang untuk menekankan pengaruhnya yang kuat terhadap orang lain untuk membimbing, membuat struktur, memfasilitasi aktivitas dan hubungan di dalam kelompok atau organisasi

Sangat menarik membicarakan masalah kepemimpinan dalam masa masa menjelang pesta demokrasi yang akan segera kita songsong nanti. Hampir semua para caleg yang notabene adalah calon – calon pemimpin yang akan membawa negeri ini kedalam suatu perubahan yang lebih baik. Hampir semua para caleg meneriakkan janji – janji setinggi langit, atas nama rakyat, hati nurani, kesejahteraan dan mungkin bahasa – bahasa yang sudah akrab dengan telinga kita sampai kita malas untuk mendengarkannya. Hampir semua calon – calon legislatif kita mengumbar janji menebar mimpi kepada masyarakat.  Adalah suatu fenomena  menarik dengan banyak hadirnya para caleg yang mempunyai latar belakangnya yang masih  perlu dipertanyakan kredibilitasnya, baik intelektual maupun kepribadiaannya. Apakah mereka nanti sebagai pemimimpin (caleg) benar- benar berorientasi pada visi dan misinya untuk rakyat? Kepemimpinan seperti apa yang  akan mereka tampilkan?

Kepemimpinan masa depan di era yang penuh transparansi akibatnya kemajuan tekhnologi informasi yang luar biasa ini, menuntut adanya sistem yang menjamin terselenggaranya keadilan. Di dalam negeri, kepemimpinan model seperti itu harus dibangun melalui pendekatan intelektual dan moral, yang disertai dengan kemampuan menguasai pelbagai ketrampilan yang diisyaratkan oleh kepemimpinan global dalam konteks inilah, sharing leadership harus diutamakan ketimbang individual leadership. Seorang pemimpin yang berhasil di  masa depan akan bergerak secara terintegrasi dalam rangka membangun manusia, memberdayakan manusia, mendorong dialog di masyarakat, memacu kreativitas rakyat, mampu mengantisipasi perubahan sosial-budaya, mampu melakukan negosiasi yang efektif dan konstruktif untuk kepentingan bangsa.
Masa depan dunia bergerak cepat. Perubahan demi perubahan akibat kemajuan tekhnologi terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Perubahan itu tentu saja akan membawa serta dampak sosial dan budaya kepada masyarakat. Karena itu, kepemimpinan masa depan harus dinamis dan mampu mengantisipasi segala perubahan akibat dampak  teknologi modern meminjam filsafat Tao, kepemimpinan harus bersifat luwes tapi kuat seperti air. Manusia tidak akan dapat membendung dinamika perubahan dunia. Maka yang harus dilakukan kepemimpinan yang berwawasan dalam menghadapi krisis multidimensi dan tantangan global di abad 21 ini adalah berjalan sesuai dinamika global, sambil mencari strategi untuk memanfaatkan dinamika global itu dalam rangka kepentingan nasional.

Negara kita yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, ras dan golongan, merupakan salah satu tantangan yang berat bagi calon – calon pemimpin bangsa ini. Untuk dapat menselaraskan perbedaan yang beragam menjadi suatu kesatuan yang kokoh dan kuat serta di segani masyarakat dunia Internasional perlu keluwesan dalam menatap tantangan jaman . Kehidupan yang begitu beragam bukan menjadi suatu hambatan tetapi merupakan suatu keunggulan dan potensi menjadi suatu kekuatan yang besar bagi pemimpin yang mampu melihat peluang – peluang sekecil apapun untuk menuju perubahan yang lebih baik. Tidak hanya pemimpin pusat namun sebagai pemimpin – peminpin didaerahpun diharapkan mampu menjembatani suara rakyat, permasalahan – permasalahan wilayahnya, kemampuan membangkitkan, memberdayakan potensi –potensi yang ada diwilayahnya untuk kepentingan bersama, bukan kepentingan kelompok apalagi kepentingan pribadi.

Pesta demokrasi sudah diambang pintu, marilah buka mata, buka telinga yakinkan hati teguhkan tekad yang kuat,mantapkan pilihan kita pada salah satu calon- calon pemimpin yang benar- benar mampu mewakili rakyat, mengutamakan kepentingan nasional, berpikir visioner,,   mampu mengantisipasi segala perubahan akibat dampak  teknologi modern dan yang terpenting adalah seorang pemimpin yang berwawasan kebangsaan berlandaskan pancasila dan UUD 1945 !!!

Muhamad Nurikhsan S.Psi

Advertisement

One Response to “JANGAN SALAH MEMILIH PEMIMPIN (CALEG)”

  1. PA menang, apa selanjutnya manuver para poltikus di Aceh.
    Atjeh lon…. Wish keep in unity from sabang to merauke…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.